Rabu, 16 Oktober 2019

Open Defecation Free (ODF) dan Perilaku BABS


Open Defecation Free (ODF) menjadi salah satu program sanitasi utama UNICEF yang masuk di Sustainable Development Goals PBB, Dengan tujuan per-tahun 2030 sudah tidak ada yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS) diseluruh dunia. Nah, ODF sendiri merupakan kondisi dimana setiap individu dalam komunitas sudah tidak ada yang buang air besar sembarangan lagi. Agar program ini berhasil maka akses masyarakat pada jamban sehat harus mencapai 100 % pada seluruh komunitas. 

Tentu saja ini menjadi tantangan berat untuk Indonesia. Seperti yang dikatakan oleh Kepala Bappenas RI Bambang Brodjonegoro bahwa masih ada 25 juta orang di Indonesia yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Salah satu persoalan serius yang banyak ditemukan adalah perilaku BABS dibanyak Kabupaten maupun pedesaan diseluruh pelosok Indonesia. 

Di sejumlah daerah, masih banyak ditemukan masyarakat yang buang air besar sembarang di tempat-tempat terbuka, seperti di kebun maupun sungai, bahkan sungai yang biasa dijadikan tempat mandi dan mencucipun menjadi incaran untuk BABS. Selain itu, ada satu hal lagi yang membuat miris dimana tak jarang praktik BABS pun masih dilakukan oleh masyarakat yang sudah punya kamar mandi maupun toilet.


Hal itu bisa terjadi jika saluran pembuangannya dialirkan ke sungai bukan ke septictank, tentu saja ini merupakan pencemaran lingkungan, baik mencemari air maupun tanah. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), semua kegiatan buang air besar yang tidak dilakukan ditangki septik maupun jamban yang tidak memenuhi syarat, maka dikategorikan sebagai BABS.

Perilaku masyarakat yang masih suka BABS inilah yang masih menjadi masalah serius, terutama di daerah-daerah yang sekitarnya dilalui aliran sungai, karena masih banyak masyarakat yang menerapkan budaya BABS, mandi, dan mencuci di sungai sehingga masyarakat beranggapan tidak perlu membangun jamban sehat.


Tentu saja, hal ini tidak bisa dianggap remeh. Lingkungan yang sudah tercemar kotoran maka akan menjadi media penularan penyakit. Seperti diare, kolera, penyakit kulit, disentri, demam tifoid, hepatitis A, kecacingan, dan malnutrisi. Menurut UNICEF dan WHO, diare dan malnutrisi menjadi masalah kesehatan serius yang banyak ditemukan di lingkungan yang warganya masih BABS. Bahkan diare menyumbang sembilan persen dari angka kematian anak dibawah lima tahun.

Oleh karena itu, dengan adanya program STBM maka diharapkan dapat merubah perilaku higiene dan sanitasi, terutama merubah perilaku warga yang masih BABS melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Pemicuan sendiri merupakan cara untuk mendorong perubahan hygienis dan saniter atas kesadaran sendiri dengan menyentuh perasaan, perilaku, pola pikir, dan kebiasaan. Oh ya, STBM juga pernah dibahas disini ya.


Adanya metode pemicuan ini bertujuan untuk menyentuh langsung emosi masyarakat berupa rasa jijik, malu, rasa takut pada penyakit yang ditimbulkan dan tentunya rasa berdosa karena sudah mencemari lingkungan. Puncak dari kegiatan pemicuan adalah adanya kontrak sosial dari peserta pemicuan untuk meningkatkan kebutuhan sarana sanitasi dan merubah perilaku menjadi lebih sehat. 

Merubah pola pikir masyarakat merupakan tujuan utama dalam mencapai ODF, yang selanjutnya dilakukan intervensi pembangunan fisik. Selain itu, untuk mengajak masyarakat bebas dari BABS juga dibutuhkan sistem  regulasi yang nantinya bisa merubah mindset atau perilaku masyarakat. Nah, kendala selanjutnya yang ditemukan adalah ketika masyarakat sudah tergerak untuk membuat jamban sehat tapi terkendala masalah uang dan lahan. Karena inilah, untuk menciptakan ODF diperlukan kerja sama lintas sektor untuk memecahkan persoalan yang ditemukan.

Nah, Merubah perilaku BABS ini bukan hanya menjadi tugas satu atau dua orang saja ya, tapi menjadi tugas kita semua. Jika masalah BABS ini sudah tuntas, tentu saja kita bisa menyelamatkan lingkungan, terutama air bersih di bumi ini, hehe

Jumat, 11 Oktober 2019

My Skincare Routine Part II


https://id.pinterest.com/pin/862720872342470957/?lp=true
Melanjutkan dari tulisan sebelumnya, yaitu My Skincare Routine Part 1 , Kali ini aku mau melanjutkan bercerita tentang beberapa skincare yang sudah aku pakai tapi belum sempat aku tulis di blog sebelumnya. Oke, langsung aja ya. 

1. Emina Moist In A Bottle Moisturizer
Moisturizer atau yang biasa kita sebut pelembab sudah menjadi kebutuhan dasar yang wajib digunakan buat kesehatan wajah, terutama untuk mempertahankan kelembaban wajah. Nah, apalagi nih buat tipe kulit kering kaya aku. Produk yang aku pakai sekarang ini yaitu moisturizer dari brand lokal Emina.

Sejauh ini moist yang baru aku pakai ya dari emina ini, dan alhamdulillah nggak bikin muka aku break out. Selain itu, packagingnya juga tergolong kecil dengan size 50 ml, sehingga cocok buat dibawa pergi-pergi atau traveling karena hemat space.

Tekstur dari produk ini agak cair dan berwarna putih, setelah diaplikasikan pada kulit pun cepat meresap, cukup ditepuk-tepuk sedikit, hehe. Produk ini biasanya aku pakai setiap hari dan digunakan sebelum sunscreen. Oh ya, produk moist ini nggak ada SPFnya jadi tetep ya jangan lupa pakai sunscreen, hehe.

2. Wardah Hydrating Toner With Aloe Vera

Wardah Hydrating Toner

Loh kok pakai toner lagi? Hehe, ya aku sekarang pakai dua toner. Yang pertama yaitu Exfoliating Toner dari some By Me yang sudah pernah kubahas di My Skincare routine Part 1 , dan yang kedua aku pakai hydrating toner. Kenapa? Jadi, kedua toner ini punya fungsi yang berbeda. Kalau Exfoliating toner berguna buat mengangkat sel-sel kulit mati, sedangkan hydrating toner buat menghidrasi kulit.

Apa harus pakai keduanya? Sebenernya tergantung kebutuhan kulit sih, hehe. Tipe kulitku sendiri kering, makanya aku butuh buat menghidrasi kulitku. Biasanya kulit berasa kering setelah cuci muka, makanya penggunaan hydrating toner ini berguna buat menghidrasi kembali dan menyeimbangkan pH kulit.

Sejauh ini, hydrating toner yang aku pakai dari produk Wardah. Teksturnya yang cair memberikan sensasi menyegarkan setelah dipakai. Selain itu, tidak ada kandungan alkohol pada produk ini, sehingga aman digunakan untuk kulit normal maupun kulit kering.

3. Sheet Mask


Nah selanjutnya masuk ke masker ya, hehe. Masker yang pertama adalah sheet mask, yang aku suka dari masker jenis ini adalah penggunaanya yang praktis. Selain itu, varian dari sheet mask ini banyak banget, mulai dari merk lokal maupun Merk Korea.

Sheet Mask sendiri merupakan masker wajah berbentuk lembaran yang terbuat dari kertas atau pulp kelapa, pada lembaran ini terdapat kandungan vitamin, serum, ataupun mineral yang berguna untuk kesehatan wajah. Penggunaanya hanya ditempelkan kewajah selama kurang lebih 15 – 20 menit, setelah itu dilepas dan tidak perlu dibilas. Cukup ditepuk-tepuk sebentar kemudian lock menggunakan pelembab.

Penggunaan sheet mask jangan terlalu lama atau sering ya, karena penggunaan sheet mask yang terlalu sering bisa menghambat penguapan air dipermukaan kulit, untuk penggunaan paling tidak seminggu 1-2 kali saja.

Beberapa sheet mask yang sudah pernah aku pakai untuk merk lokal ada Emina Masquerade Face Mask sama Wardah Nature Daily Sheet Mask. Dari beberapa varian yang sudah pernah kucoba, yang paling memberikan efek ke aku yaitu emina varian aloe vera, setelah itu wajah menjadi lebih lembab dan kenyal.

Sedangkan untuk sheet mask merk Korea yang sudah pernah kucoba cukup banyak sih, hehe. dan sejauh ini aku paling suka sama Innisfree sheet mask dengan varian green tea sama rice. Oya, sebelum menggunakannya pastikan varian yang sudah dipilih sesuai dengan kebutuhan kulitmu ya.

4. Masker Oatmeal dan Madu

https://www.fimela.com/beauty-health/read/3767872/wajah-makin-cerah-amp-kencang-alami-pakai-masker-oatmeal
Masker selanjutnya adalah masker yang bisa dibuat sendiri, yap perpaduan oatmeal dan madu. Oatmeal sendiri selain dikenal sebagai makanan sehat untuk jantung dan kaya akan serat ternyata memiliki manfaat lain yang baik untuk wajah, diantaranya membuat wajah lembab dan glowing.

Bukan cuma oatmeal, madu juga sudah dikenal mempunyai banyak manfaat buat kecantikan. Oleh karena itu, perpaduan oatmeal dan madu ini bisa menjadi pilihan yang tepat, hehe. Selain itu, kedua bahan ini juga mudah ditemukan dipasaran dengan harga yang terjangkau tentunya.

Nah, ini ada beberapa manfaat masker oatmeal madu yang aku dapat dari beberapa sumber :
a. Melembabkan kulit wajah
b. Membantu meredakan peradangan jerawat
c. Melembabkan kulit
d. Melembutkan kulit
e. Membuat wajah lebih glowing dan cerah.

5. Acne Patch

Produk selanjutnya yang wajib aku punya adalah Acne patch, eh ini termasuk skincare ngga sih? Ya pokoknya aku suka sekali sama produk ini. Karena produk ini bisa menjadi solusi untuk jerawat yang selalu muncul di wajah, hehe.

Penggunaan acne patch ini tidak hanya berfungsi buat menyamarkan jerawat aja. lembaran acne patch ini mengandung obat yang berguna untuk meringankan jerawat serta terbuat dari bahan hidrokoloid. Bahan inilah yang bisa menyerap cairan yang berlebih dan menarik keluar kotoran pada jerawat.

Senin, 02 September 2019

Review Novel : Serial Bumi, Tere Liye (Part 1)



Buat kamu yang suka baca novel dengan genre fantasi, maka ketujuh serial novel Bumi ini bisa masuk kedalam daftar bacaanmu. Novel ini menceritakan petualangan Raib, Seli, dan Ali. Tiga anak SMA yang tinggal di Bumi dan hidup normal layaknya anak - anak lain, namun karena adanya sosok si "tanpa mahkota" sehingga membuat mereka terkena imbasnya.

Ketika membaca novel ini, kamu akan diajak berimajinasi dan ikut merasakan berpertualang di dunia paralel. Kalau kamu penggemar Harry potter, mungkin kamu akan menemukan rasa Harry Potter di novel ini, tapi tentu saja dengan kemasan yang berbeda dan tidak kalah menarik dong, hehe. Novel karya Tere Liye ini pertama kali terbit tahun 2014 dengan judul "Bumi" , kemudian di akhiri dengan “Komet Minor” di tahun 2019.

Novel #1 Bumi

Bumi adalah novel pertama dari serial ini. Novel pertama ini menceritakan awal mula persahabatan  tiga tokoh utama yaitu Raib, Seli, dan Ali. Dimana Raib mengalami hal – hal aneh hingga suatu hari bertemu dengan sosok tak terduga yang akhirnya membawa mereka bertiga berpetualang ke dunia paralel.

Novel ini menceritakan tentang petulangan mereka bertiga  di klan bulan, Klan ini mempunyai teknologi yang sangat maju dibandingkan klan Bumi. Selain ketiga tokoh utama diatas, kamu juga akan banyak menemukan tokoh penting lainnya. Ada beberapa tokoh dalam satu keluarga yang mempunyai nama unik yaitu Ilo, vey, dan anaknya Ou dan Ily, dimana jika digabung akan menjadi kata “ I Love You” hehe. 

Di klan Bulan, mereka bertarung melawan sosok Tamus beserta pasukannya, yang mempunyai rencana untuk membebaskan si ‘tanpa mahkota’ yang ada di penjara bayangan. Lalu siapakah sosok sosok ini? Seberapa bahayakah sosok si "tanpa mahkota" bagi dunia paralel? Yuk baca aja novelnya, hehe. 

Novel #2 Bulan

Novel selanjutnya dari serial Bumi adalah Bulan. Masih melanjutkan petualangan di dunia paralel, kali ini mereka akan mengunjungi klan Matahari, klan leluhur Seli berasal. Mereka datang dengan tujuan diplomasi supaya klan matahari bersedia menjadi sekutu untuk melawan si ‘tanpa mahkota’ dan pasukannya. 

Pemimpin klan Matahari, Fala-tara-tana IV bersedia menjadi sekutu asalkan mereka mau mengikuti turnamen festival bunga matahari melawan perwakilan terbaik dari setiap fraksi di klan Matahari. Dimana turnamen ini merupakan turnamen berbahaya karena akan menjelajah alam liar, bertemu dengan hewan buas maupun tanaman beracun. 

Tujuan diadakan turnamen ini adalah menemukan bunga matahari yang pertama kali mekar diseluruh negeri. Turnamen ini sudah berusia ratusan tahun dan merrupakan turnamen yang sangat bergengsi bagi klan ini, karena bagi siapapun yang berhasil menemukan bunga matahari pertama kali, maka keinginannya dapat terkabul dan akan memperoleh kekuasaan. Nah, buku dengan tebal 400 ini akan menceritakan bagaimanan mereka akan bertahan dan berjuang dalam mengikuti turnamen mematikan ini.

Novel #3 Matahari

Novel ketiga dari serial ini yaitu Matahari. Dari novel sebelumnya, diceritakan bahwa ketiga tokoh utama mempunyai kekuatan masing- masing. Raib yang berasal dari klan Bulan dapat menghilang, seli yang berasal dari klan Matahari dapat mengeluarkan petir, sedangkan ali si jenius yang berasal dari Bumi.

Dalam buku ini, Klan Bintang diceritakan sebagai klan yang lokasinya telah dirahasikan selama ribuan tahun, bahkan tidak ditemukan catatan khusus apapun tentang klan ini. Tetapi dengan kejeniusan yang dimiliki Ali, ia mampu mengaitkan macam – macam pengetahuan yang didapatkan dari klan Bulan dan Klan Matahari sehingga berhasil mengunjungi klan ini. Bukan hanya itu, kali ini mereka berhasil mengunjungi klan Bintang tanpa teleportasi, tetapi menggunakan kendaraan canggih berbentuk kapsul buatan Ali. Di novel ini memang lebih fokus menceritakan tentang kehidupan dan kejeniuasan Ali.

Meskipun sudah menggunakan kapsul dengan teknologi canggih, bukan berati membuat perjalanan mereka lancar tanpa halangan apapun. Banyak kendala yang mereka temukan selama perjalanan, salah satunya yaitu bertemu hewan raksasa buas yang tidak dijumpai di Bumi. Tidak hanya itu, masalah baru muncul ketika mereka sampai di Klan Bintang, karena mereka dianggap sebagai penyusup.

Walaupun kedatangan mereka bukan untuk melakukan misi, tetapi mereka berhasil mendapatkan informasi penting yang harus disampaikan ke semua Klan yang ada di permukaan. Nah cerita selanjutnya kamu bisa baca di buku ketiga serial Bumi ini. 

Lanjut Part II

Kamis, 01 Agustus 2019

Minim Sampah Plastik


www.lrsrecycles.com

Permasalahan sampah di Indonesia seperti tidak ada habisnya, salah satunya adalah sampah plastik. Seperti yang dikutip kompas, bahwa Indonesia menghasilkan sampah plastik sebanyak 175.000 ton/hari, jika diasumsikan dari data tersebut, maka sampah plastik yang dihasilkan setiap orang adalah 0,7 kg/hari atau sekitar 67 juta ton/tahun.

Terus darimana datangnya sampah-sampah plastik ini? tentunya dari diri kita sendiri maupun dari masyarakat yang semakin konsumtif. Plastik sendiri sudah menjadi kebutuhan karena sifatnya yang fleksibel, terjangkau, dan tahan lama, sehingga tidak heran kalau kita tidak bisa jauh-jauh dengan plastik. 

Perlu diketahui bahwa plastik tidak dapat terurai dengan cepat dan mudah. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, baik didarat maupun laut. Dampak yang ditimbulkan yaitu mencemari air tanah, menyebabkan polusi udara, mengganggu rantai makanan, dan  bisa juga merusak pariwisata. 

Buang sampah pada tempatnya saja tidak cukup untuk menjaga lingkungan, bisa saja bersih di tempat kita tapi menjadi masalah di tempat lain, hehe. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah melakukan gaya hidup minim sampah, yaitu mengurangi menggunakan bahan yang mencemari lingkungan dan tidak memakai bahan sekali pakai dalam sehari-hari.

Setidaknya dengan cara ini bisa mengurangi sampah bahkan tanpa sampah sama sekali, terutama use single plastic atau plastic sekali pakai. Di beberapa negara seperti Amerika, Swedia, Slandia Baru, Australia, dan beberapa negara Eropa lainnya sudah menerapkan konsep ini sebagai solusi konkret dalam pengelolaan sampah.  Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa kota yang menerapkan program Zero Waste Cities, contohya adalah kota Cimahi, kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.  

Selain sampah yang dihasilkan sehari-hari, acara-acara pertemuan atau rapat juga dapat menghasilkan sampah plastik yang banyak loh. Salah satu cara menerapkan gaya hidup minim sampah di acara pertemuan atau rapat , yaitu tidak menggunakan plastik atau bahan sekali pakai, hehe.
pengganti piring sekali pakai

Kalau biasanya untuk snack prasmanan menggunakan piring sekali pakai, kali ini kita ganti menggunakan daun pisang. Selain ramah lingkungan karena mudah diurai oleh tanah, daun pisang juga mengandung senyawa polifenol yang berperan sebagai antioksidan dan dapat menambah rasa sedap pada makanan.

Cukup dibilas menggunakan air bersih, daun pisang ini bisa langsung digunakan. Tanpa perlu menggunakan sabun, sehingga tidak menimbulkan limbah dari sabun juga kan, hehe. Air limbah sabun yang terbuang tanpa diolah juga memunculkan masalah baru, yaitu bisa mencemari lingkungan, terutama air. 

penyajian prasmanan

Selanjutnya adalah penyajian snack pada prasmanan juga tidak menggunakan barang atau plastik sekali pakai. Untuk tempat snack menggunakan tampah yang dilapisi dengan daun pisang. Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan Air Minum dalam Kemasan (AMDK), kita bisa menggunakan gelas kaca yang bisa digunakan berulang kali. 

Oya, ketika menyajikan makanan jangan lupa untuk ditutup ya, hal ini merupakan salah satu langkah keamanan pangan. Tujuannya untuk mengurangi kontaminasi dari udara maupun lingkungan sekitar dan tentunya supaya tidak dihinggapi serangga yang membawa penyakit seperti lalat.

Dengan melakukan gaya hidup minim sampah disuatu acara, secara tidak langsung kita sudah mengajak para tamu maupun orang-orang sekitar untuk berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik dan menjaga lingkungan.  

Senin, 08 Juli 2019

Caping Park dan Pasar Pinggir Alas, Baturraden


Caping Park
Baturraden, salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas ini memang menyimpan potensi wisata, terutama wisata alam. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Slamet, membuat Kawasan ini dihiasi suasana alam dengan hawa yang sejuk dan menyegarkan. Salah satu destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi adalah Caping Park.

Caping Park berlokasi di dusun II, Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden. Mulai beroperasi sejak Juni 2018, wisata yang terkenal dengan jembatan kacanya ini sudah menjadi incaran para wisatawan, terutama saat musim liburan. Untuk tiket masuk dibandrol dengan harga Rp. 20.000,- pada weekdays, dan Rp. 25.000,- pada hari libur.

Di pintu pemeriksaan tiket sudah disediakan caping yang bisa kamu pinjam tanpa dipungut biaya, caping sendiri merupakan penutup kepala yang terbuat dari anyaman bambu. Caping ini bisa kamu pakai sebagai aksesoris untuk berfoto maupun untuk melindungi dari sinar matahari saat terik.

https://www.dakatour.com/lokasi-dan-jam-buka-jembatan-kaca-caping-park-kebumen-destinasi-wisata-hist-yang-tak-boleh-terlewatkan.html
Buat kamu yang suka berfoto ria, Wisata ini menawarkan beberapa spot foto yang unik serta kekinian, salah satunya yaitu jembatan kaca. Melalui jembatan kaca ini, kamu bisa merasakan sensasi berjalan di atas kaca dengan pemadangan kota Purwokerto.


Selain dinikmati orang dewasa untuk berfoto ria, Caping Park juga bisa menjadi tempat wisata edukasi bagi anak – anak. Disana anak-anak bisa berinteraksi dengan berbagai jenis hewan, seperti kelinci, domba, sapi, dan unggas. Kamu juga bisa memberi makan dengan membeli makanan ternak yang tersedia di pintu masuk, jangan memberikan makan selain makanan ternak yang disediakan ya, hehe.

Sebagai tempat wisata, fasilitas yang disediakan tentunya juga lengkap. Mulai dari mushola, café, gazebo, theater outdoor, taman bunga, area parkir, dan toilet.  Menurutku wisata dengan konsep farming dan edutaiment ini dapat dimasukkan ke daftar wisata yang bisa kamu kunjungi Bersama keluarga, hehe.


Pasar Pinggir Alas
Nah, setelah berjalan-jalan keliling caping park, nggak ada salahnya kalau kamu juga mampir ke Pasar pinggir Alas yang letaknya persis di depan Caping Park, tinggal nyebrang jalan aja. Pasar ini menyediakan berbagai makanan dan minuman tradisional.

Di launching sejak 06 Juni 2019, pasar yang dilengkapi puluhan gubug anyaman bamboo dengan atap daun kering ini memberikan sensasi berwisata kuliner tempo dulu. Selain itu, pasar ini semakin hidup dengan adanya grup musik kentongan khas Banyumasan.


Sebelum melakukan transaksi, kamu harus menukarkan uang dengan uang kepengan atau kepingan batok berbentuk bulat. Karena di sana tidak menerima rupiah ya, hehe. Untuk satu kepengnya ada dua jenis, yaitu setara Rp. 2000,- dan Rp. 5000,-. Oh ya, kalau masih sisa jangan khawatir, karena nanti bisa ditukarkan kembali. 

Sayangnya, waktu aku kesana ada sampah yang tidak dibuang pada tempatnya,  padahal sudah disediakan tempat sampah. Tentunya dengan kondisi sampah yang berserakan akan memunculkan masalah baru, yaitu munculnya lalat. Walaupun makanan yang dijajakan dalam kondisi tertutup, tetap saja membuat tidak nyaman.

Semoga untuk ke depannya, kesadaran pengunjung akan membuang sampah pada tempatnya meningkat. Kembali lagi, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pengelola, tapi menjadi tanggung jawab kita semua 😊

  • Alamat Caping Park : Dusun II, Kebumen, Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53151
  • Alamat Pasar Pinggir Alas : Jl. Raya Baturaden Bar. Karangtengah, Dusun II, Kebumen, Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53151


Rabu, 03 Juli 2019

Duta Sanitasi, Sebagai Agent Perubahan



Beberapa hari ini sedang disibukkan dengan kegiatan duta sanitasi sekolah, dimana memilih salah satu murid berpretasi yang mempunyai pengetahuan dan wawasan tentang STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), serta mampu menyampaikan atau memberikan penyuluhan kepada teman-teman dan masyarakat sekitar.

Pengertian dari sanitasi sendiri adalah suatu kondisi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, terutama pada penyediaan air bersih dan pembuangan limbah tinja maupun limbah rumah tangga yang memadai, sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit berbasis lingkungan.

https://lihatsejenak.com/sanitasi-penting-dimulai-sejak-dini/
Dengan adanya duta sanitasi, diharapkan mereka  dapat menyampaikan kepada masyarakat tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang fokus pada program lima pilar STBM, dan bisa menjadi pemicu bagi masyarakat untuk mempunyai sanitasi yang layak. 


STBM, Program yang dikhsusukan untuk skala rumah tangga ini, bertujuan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat. Karena program ini berbasis masyarakat, maka masyarakat dituntut dapat berubah atau membuat fasilitas sanitasinya dengan biaya sendiri. STBM sendiri memmpunyai lima pilar, yaitu :
1) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)   
2) Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) 
3) Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga 
4) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga 
5) Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.
Menurut kepala Bappenas RI Bambang Brodjonegoro yang dikutip kompas, menyebutkan bahwa 25% masyarakat Indonesia masih belum mendapatkan akses sanitasi yang layak. Sekitar 25 juta masyarakat Indonesia masih BABS (Buang Air Besar Sembarangan). 

Salah satu faktor tingginya jumlah masyarakat yang masih BABS yaitu kesadaran masyarakat tentang sanitasi yang masih kurang, sehingga sangat sulit untuk merubah perilaku tersebut. Dengan adanya duta sanitasi , diharapkan bisa menjadi agent of change atau agent perubahan untuk masyarakat.

Selain itu, dengan hadirnya duta sanitasi di lingkungan kecilnya, seperti keluarga, sekolah, dan minimal sampai RT-nya, bisa membuat masyarakat sadar akan sanitasi serta menjadi terbiasa dan dapat menerapkan PHBS dan 5 pilar STBM  dalam kegiatan sehari – hari.

Kamis, 27 Juni 2019

My Skincare Routine (Part 1)


Gambar terkait
https://beautytap.com/2018/04/curate-your-own-k-beauty-routine/
Pernah mengalami wajah berjerawat hingga meradang, membuat aku jadi lebih peduli dan rutin pakai skincare. Dan kali ini aku mau bercerita sedikit tentang beberapa skincare yang aku pakai, kenapa? Karena aku merasa skincare yang kali ini aku pakai cukup kasih perubahan yang signifikan buat wajahku. Ya, tentunya berubah menjadi lebih baik.

Berubah menjadi lebih baik bukan berarti mukaku ini sudah mulus dan kinclong ya, hehe. Tapi dalam artian lebih baik dari sebelumnya, seenggaknya udah ngga sesensitif dulu. Aku juga masih awam di dunia per-skincare-an, tapi setidaknya aku paham produk apa yang cocok dan perlu aku pakai. Berikut ini beberapa produk yang aku pakai dan sudah  yakin untuk kujadikan daily skincare routine :
1. Micellar water / cleansing oil
 
Hal pertama yang aku lakukan adalah membersihkan wajah, terutama setelah beraktifitas seharian. Selain buat membersihkan sisa make up, dengan membersihkan wajah juga bisa mencegah penumpukan kotoran dan sel kulit mati di wajah. Produk yang aku pakai saat ini yaitu micellar water, sebelumnya juga pernah menggunakan cleansing oil. Apa sih bedanya? 
micellar water merupakan gabungan dari micelle dengan zat pembersih serta nutrisi lainnya, sehingga dapat membersihkan wajah secara optimal. Membersihkan wajah pakai micellar memang lebih simpel, tetapi pembersih ini kurang efektif kalau digunakan untuk menghapus foundation, eyeliner, maskara, dll, karena harus diusap berulang kali sehingga membutuhkan kapas yang banyak.
Sedangkan cleansing oil merupakan pembersih dengan bahan utama minyak, pembersih ini cocok digunakan untuk membersihkan heavy makeup, karena cleansing oil mempunyai kemampuan untuk mengangkat waterproof makeup. 
Karena aku biasanya pakai makeup ringan jadi aku cukup pakai micellar water, ya karena memang lebih simple juga sih, hehe. Sejauh ini beberapa produk yang pernah aku pakai ada Emina Traceless Oil Cleanser, Wardah seweed Cleansing Micellar Water, dan Maybelline Micellar Water. 
2. Cetaphil Gentle Skin Cleanser
5 Facial Cleanser Drug Store, Mulai dari Rp16 Ribu Aja Nih!
https://www.idntimes.com/life/women/fajar-laksmita-dewi/5-facial-cleanser-drug-store/full
Setelah mencoba berbagai jenis facial wash yang ada di pasaran, akhirnya pilihanku jatuh ke cetapil gentle skin cleanser. Cleanser ini memang cocok untuk kulit sensitif, karena formulanya yang bebas sabun dan mengandung ph balance. Selain itu, cetaphil juga non-comedogenic jadi tidak akan menyumbat pori- pori. 
Tekstur dari cleanser ini lembut, cukup kental, tidak berbusa maupun scrub.  Jadi mau digosok sekencang apapun ngga akan ada busanya. Awalnya merasa aneh sih, tapi lama-lama terbiasa dan jadi nyaman pake clenser jenis ini, hehe.
Ada dua cara pemakaian cetaphil, yaitu : 
a)  Usapkan pada kulit, gosok dengan lembut, kemudian bilas dengan air 
b) Usapkan pada kulit, gosok dengan lembut, kemudian bersihkan menggunakan handuk.   
Kalau aku sendiri biasanya pakai cara yang pertama, berasa lebih seger dan bersih aja kalo dibilas pake air, hehe. 
Sebelumnya kulitku ini sensitif, nggak cocok dikit wajah langsung break out sampai bikin aku putus asa mau pakai produk apa lagi. Dan bahagianya, setelah pakai cleanser ini wajahku jadi ngga sesenstif dulu dong. Emang bener sih kalo cetaphil ini bisa jadi sahabat buat kulit sensitif, huehehehe.  
3. Some By Me AHA BHA PHA 30 Days Miracle Toner
Buatku, toner sudah menjadi barang yang wajib digunakan untuk rangkaian penggunaan skincare. Selain untuk menghilangkan kotoran seperti minyak atau sisa makeup, toner juga berguna untuk melembabkan, menenangkan, serta memperbaiki atau menghaluskan permukaan kulit sesuai dengan jenis toner yang ada.  
Dan toner yang aku gunakan adalah toner some by me, toner yang berasal dari brand Korea Selatan ini cukup familiar karena sudah banyak video promosi yang bertebaran dimedia social. Toner ini mengandung AHA/BHA/PHA yang berfungsi sebagai exfoliating toner, yang artinya toner ini mampu mengangkat sel kulit mati.
Nah, walaupun disebut sebagai exfoliating toner (cenderung membuat kulit kering), tetapi toner ini tetap melembabkan karena komposisi bahannya yang banyak mengandung moiusturizing agent. Jadi buat aku yang punya kulit kering masih bisa pake toner ini, hehe. 
Melihat klaimnya yaitu memberikan perubahan dalam 30 hari, menurutku masih meragukan sih, hehe. Karena aku baru merasakan efeknya setelah beberapa bulan, tentunya ditunjang juga dengan menggunakan produk skincare lainnya. Oleh karena itu, toner ini memang digunakan untuk perawatan, bukan sekedar untuk menghilangkan masalah, misalnya menghilangkan bekas jerawat. 
Walaupun begitu, toner ini tetap kumasukan ke dalam rutinitas skincare wajibku. Kandungan peppermint oil pada toner ini menciptakan aroma minty yang segar sehingga membuat makin betah menggunakannya, hehe. 
4. Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+PA++
 
Nah selanjutnya sunscreen, produk yang selalu aku pakai di pagi hari sebelum keluar rumah untuk berpanas-panasan, wkwkwk. Terus kenapa harus pake sunscreen sih ? tentu saja untuk melindungi kulit dari sinar matahari, terutama sinar ultraviolet. Jadi rasanya percuma kalau sudah pakai berbagai skincare tapi tidak menggunakan sunscreen. 
Oh ya, pakai sunscreen bukan Cuma sekedar supaya nggak item ya, tapi juga untuk perawatan kulit. Karena kulit yang terlalu sering terpapar sinar matahari mempunyai potensi terkena kanker kulit. 
Produk Skin Aqua mempunyai 4 varian, dimana yang aku pakai saat ini adalah UV Moisture Milk SPF 50. Sebelumnya aku pernah  coba varian UV Mild Milk SPF 25, tapi ku ganti karena aku merasa butuh menggunakan yang SPF 50 karena lebih banyak kegiatan di luar ruangan, hehe. 
Klaim dari produk ini adalah bukan hanya melindungi kulit dari dari sinar UV-A dan UV-B, tapi juga melembabkan, melembutkan, serta menutrisi kulit. Formula dari produk ini berbahan dasar air jadi waktu dipakai itu mudah meresap dikulit dan ringan. Kemasannya yang mungil sehingga memudahkan untuk dibawa-bawa. 
Sebaiknya reapply sunscreen setiap 2 – 4 jam sekali, terutama jika akan berpergian dan terpapar sinar matahari. Oh ya, sebelum digunakan sunscreen ini harus dikocok terlebih dahulu ya. 

Nah itu dia beberapa skincare wajib yang kupakai setiap hari, membutuhkan cukup waktu yang lama sih sampai aku bener-bener bisa menemukan produk skincare yang  cocok dikulitku sehingga tidak menimbulkan jerawat, beruntusan, maupun kulit kering. 

Selain produk produk di atas, ada beberapa skincare lain yang kugunakan juga tetapi tidak setiap hari. Kembali lagi, sebelum membeli skincare pastikan dulu kalau produk itu cocok di kulit kita. Produk yang aku pakai juga belum tentu cocok juga buat orang lain, karena jenis kulit setiap orang berbeda.

Kamis, 02 Mei 2019

Pesona Pantai Menganti dibalik Tebing Kars




Menjadi salah satu Kabupaten yang mempunyai pesonanya sendiri, Kebumen memang menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Salah satu destinasi yang tidak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke Kebumen adalah Pantai Menganti. Pantai dengan hamparan pasir putih yang dikelilingi tebing tinggi dan bukit-bukit hijau.

Dari beberapa sumber yang aku baca, asal nama Menganti sendiri berkaitan sama dua kisah legenda setempat. Yang pertama adalah menceritakan dua sahabat, yaitu wali syekh Maulana Ibrahim dengan Syekh Subakir yang melakukan perjalanan untuk menyebarkan agama islam secara terpisah, dan berjanji akan bertemu di pantai yang terkenal indahnya.

Syekh maulana yang sampai duluan dengan setia menanti sahabatnya, akhirnya  maereka pun bertemu dan melanjutkan perjalanannya masing-masing. Sedangkan kisah yang lainnya  juga masih berkaitan dengan penantian, dimana menceritakan seorang panglima Kerajaan Majapahit. Nah karena itu, pantai ini diberi nama Menganti yang berarti juga menunggu dengan setia.

Berlokasi di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Pantai Menganti ini berjarak kurang lebih 30 km dari pusat Kecamatan Gombong dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Untuk sampai ke Pantai Menganti, kamu harus melalui kawasan perbukitan dimana jalannya berkelok dan menanjak.


Sebelum sampai tujuan, kamu bisa berhenti dulu untuk menikmati pemandangan pantai menganti yang diapit tebing karst bernama tebing Keteb Widadari. Tebing ini merupakan satu-satunya jalur kendaraan wisatawan untuk menuju Pantai Menganti.

Di sana kamu akan disuguhi pemandangan perahu-perahu nelayan yang berjajar dipinggir pantai dengan pasir putih dan batu karang besar yang bisa kamu duduki sembari bermain air dan melihat pemandangan ke arah Samudra.


Selain bersantai dengan menikmati indahnya pantai, selanjutnya kamu bisa menjelajah kawasan bukit yang ada di Timur-Selatan Pantai. Kamu tidak perlu khawatir merasa cape, karena untuk pergi ke sana sudah ada shuttle bus yang siap mengantar. Shuttle bus nya gratis, kamu cukup menunggu di halte yang sudah disediakan.


Bukit yang kamu tuju berada di Tanjung Karangbata dan sering disebut dengan nama bukit Gazebo. Disebut bukit Gazebo karena ada beberapa bangunan gazebo sederhana di lereng bukit tersebut. Buat kamu yang mau beristirahat sambil menikmati bekal makanan dan minum, gazebo ini bisa kamu sewa dengan tarif Rp. 10.000,- .

Nah kalau  kamu belum puas menyaksikan keindahan pantai Menganti, kamu bias naik ke mercusuar yang berada di puncak bukit. Mempunyai ketinggian 20 meter, mercusuar ini dibangun oleh Belanda sejak tahun 1912-1915. Di sana kamu bias menikmati pemandangan perbukitan yang membentang dihiasi dengan birunya laut.

Buat kamu yang mau bermalam juga sudah tersedia penginapan dengan harga yang bervariasi, kalau kamu ingin menikmati alam juga tersedia area luas untuk camping. Oh ya, sebelum kamu memulai perjalan ke Menganti pastikan kendaraan yang digunakan dalam keadaan benar-benar prima ya, karena jalannya yang agak berkelok dan harus berhati-hati, hehe.


Senin, 29 April 2019

Goa Barat : Goa dengan 100 Air Terjun



https://kumparan.com/@kumparannews/menembus-perut-bumi-di-goa-barat-demi-superman-big-sister
Goa barat, Goa yang terletak di desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kebumen ini bisa masuk daftar tempat yang bisa kamu kunjungi, terutama jika kamu mempunyai jiwa petualang. Ya, Goa barat ini menjadi salah satu tempat wisata yang unik dan bisa dibilang cukup ekstrem. Walaupun begitu, kamu akan menikmati suasana sungai bawah tanah dengan dinding dihiasi stalaktit dan stalagmit yang sangat menawan.

Arti dari nama Goa Barat sendiri yaitu angin kencang dari arah dalam yang seringkali menerpa mulut Goa. Nah dalam Bahasa jawa angin kencang tersebut dijuluki dengan nama angin barat, sehingga goa tersebut dinamakan goa barat. Awalnya kupikir artinya disebelah barat ternyata bukan, adakah yang berpikir kaya aku? Macam nyari teman buat salah aja aku ni ya, haha.

Sebelum masuk ke Goa Barat
Sebelum memulai perjalanan di Goa barat, kita akan dibekali peralatan caving seperti helm, pelampung, sama sepatu caving, sedangkan senter dibawa sama pemandu. Nah, kalau kamu ada senter mending bawa juga biar ya nggak selalu nunggu pemandunya, karena lokasi yang sangat sangat gelap, hehe.

Setelah semua peralatan terpasang dan siap untuk memulai perjalanan, akan ada briefing sebentar sama sedikit penjelasan tentang Goa Barat ini oleh pemandu. Dan jangan lupa untuk pemanasan ya, karena mau memulai perjalanan yang cukup jauh dengan akses jalan yang cukup terjal. Oh ya, kemarin aku menghabiskan waktu kurang lebih enam jam pulang pergi, huhu.

Sepanjang jalan di Goa ini, kamu bakal menyusuri sungai. Jadi siap-siap direndam selama berjam- jam ya, hehe. Dari yang dangkal sampai sungai dengan kedalamam leher orang dewasa. Oh ya, kalau kamu nggak bawa senter, usahakan selalu dekat sama pemandunya biar kamu bisa liat jalan. Dan di sepanjang jalan juga ada pipa buat mengalirkan air ke warga setempat jadi kamu harus hati-hati ya jangan sampai merusaknya.

Terus ada apa sih di Goa sampai rela jalan jauh kesana? Ya, selain kamu bisa menyusuri sungai dengan pemandangan stalaktit dan stalagmit, kamu juga akan menemukan banyak air terjun. Goa Barat sendiri mempunyai julukan Goa dengan 100 air terjun. Dan salah satu air terjun yang paling terkenal adalah Superman’s Big Sister, yaitu air terjun dengan ketinggian 32 meter. 


Selain Supermen’s Big Sister, Goa Barat ini juga mempunyai beberapa nama air terjun yang disematkan oleh tim ekspedisi Indonesia-Perancis. Dimulai dari Jump Ulysess dengan ketinggian 8 meter, Takatsavine dengan ketinggian 8 meter, dan Sister Morphine dengan ketinggian 5 meter.

Dengan perjalanan yang cukup jauh dan ekstrem, siapkan mentalmu ya dan pastikan kondisi 
badanmu dalam keadaan sehat. Orang yang nggak punya jiwa berpetualang macam aku ini memang sangat membutuhkan tenaga yang ekstra buat menaklukan goa ini, hehe. Kalau bisa bawa bekal atau air minum ya buat nambah tenaga, hehe.

Muka lelah setelah berjam-jam di dalam Goa

Sabtu, 06 April 2019

Sky Castle : Obsesi Pendidikan di Kalangan Orang Kaya



Menjadi drama dengan rating tertinggi TV kabel, drama sky castle memang tidak boleh kamu lewatkan. Drama yang mengangkat tema tentang Pendidikan di Korea ini, banyak disukai karena mungkin ceritanya yang sesuai sama kehidupan di Korea sana.

Jangan berharap kamu bakal menemukan kisah romance klasik ala ala drama korea ya, hehe. Karena drama ini menitik fokuskan tentang bagaimana persaingan nilai sekolah masyarakat di Korea. Walaupun ceritanya terkesan serius, tapi ada sisipan komedi dengan porsi yang pas sehingga bisa membuat penonton tertawa dengan tingkah konyol pemainnya.


Sky castle sendiri bercerita tentang kehidupan keluarga kaya raya yang tinggal di kompleks elit bernama Sky Castle, dimana dalam drama itu diceritakan tentang ambisi orang tua untuk membuat anak-anaknya bisa melanjutkan kuliah di Universitas terkemuka dengan berbagai cara.

Para orang tua rela membayar jutaan dolar untuk les privat anaknya, asal dengan jaminan anak harus mendapatkan nilai sempurna dan masuk Seoul National University, tanpa mempertimbangkan keinginan sang anak. Walaupun dengan maksud memberikan yang terbaik untuk anaknya, tapi caranya yang kurang tepat membuat sang anak merasa stress yang akhirnya memberontak bahkan sampai bunuh diri.

Salah satu tujuan dari para orang tua menyekolahkan anaknya di universitas terkemuka, antara lain untuk mempertahankan martabat keluarga besarnya. Oh ya, tidak semua karakter orang tua di drama ini seperti itu. Ada juga yang membiarkan sang anak menentukan pilihannya sendiri dan berusaha untuk mengembalikan hak anak-anak di sky castel ini agar bisa menikmati masa remajanya. 

Ketika kamu nonton drama ini, kamu akan merasa campur aduk dan tentunya dibuat penasaran pada setiap episodenya. Alur cerita yang tidak terduga serta karakter pemainnya yang apik  sukses mempermainkan perasaan penontonnya, terutama diepisode-episode terakhir, dibuat nyesek aku nontonnya.

Sama kaya soundtracknya yang berjudul “we are lie” nih. Selama kamu nonton drama ini banyak banget kebohongan-kebohongan yang bakal kamu temuin. Ya emang sih, sekali berbohong untuk selanjutnya pasti bakal bohong lagi buat nutupin kebohongan sebelumnya.

Terus gimana endingnya? Untuk drama-drama model begini biasanya aku cukup puas sama endingnya. Karena akhirnya masalahnya teratasi dan orang yang harus bertanggung jawab juga merasakan akibatnya, macam “plong” gitu. Walaupun ada beberapa adegan yang terkesan dipaksa dan kurang pas.
rating drama Sky Castle yang terus meningkat
Fyi nih, walaupun berhasil dengan rating yang tinggi. Di awal episode, drama ini dapet ratingnya yang rendah loh. Mungkin karena pemainnya yang terkesan kurang familiar dibandingkan dengan artis-artis muda jaman sekarang, apalagi saat penayangan drama ini ada pula drama “encounter” dan “memories of the Alhambra” yang lagi tayang, dimana pemainnya ada Park Bo gum, song he kyo, hyun bin, dan park shin hye.

Nah, seiring jalannya waktu drama ini bisa membuktikan kalau cerita yang berkualitas bisa mengalahkan popularitas, hehe.

Rekomendasi Drama Korea Slice of Life