Minggu, 24 Maret 2019

Pesona Floating Market Lembang, Bandung


Floating market via google.com
Floating market, tempat wisata yang berada di Lembang ini tidak boleh kamu lewatkan ketika berlibur ke Bandung. Tempat wisata ini mempunyai konsep pasar apung, sehingga kamu bisa merasakan sensasi berbelanja diatas perahu sembari menikmati pemandangan alam khas Lembang yang mempesona.

koin floating market via visitfloatingmarket.wordpress.com
Oya, transaksi di sana menggunakan koin khusus, jadi kamu harus menukarkan uang dengan sejumlah koin untuk membeli makanan yang ada di sana. Selain berbelanja, kamu juga bisa jalan – jalan dan menikmati berbagai tempat menarik lainnya disana loh. Berikut ini beberapa tempat yang bisa kamu datangi ketika berwisata di Floating market :
1.  Wahana permainan air  
Nah, wahana ini menjadi salah satu wahana yang cocok dinikmati bersama keluarga. Ada lima jenis wahana permainan air yang bisa kamu pilih, ada kano, kereta air, sampan keluarga, paddle boat, sama sepeda air. 
Sayangnya sepeda airnya ada batas maksimal beratnya karena ukurannya yang kecil. Karena aku nggak bisa naik sepeda air, jadi aku naik paddle boat. Paddle boat ini bentuknya macam sepeda gitu. Untuk harganya juga berbeda untuk setiap permainan.
2. Kampung Jepang Kyotoku 
Kalau kamu mau merasakan sensasi berfoto dengan nuansa Jepang atau Korea, kamu bisa datang ke kampung Jepang Kyotoku. Di sana kamu bisa menemukan hutan bambu buatan, danau, perahu, serta gazebo yang didesain sedemikian rupa sehingga mirip dengan nuansa khas negeri Sakura.  
Bukan hanya suasananya saja, kamu juga bisa menyewa pakaian jepang dengan harga sewa sekitar 75 ribu rupiah per jam. Selain itu, di sana juga menyediakan paket dengan harga 175 ribu rupiah dengan fasilitas sewa baju selama satu jam dengan cetak foto 10 R. 
3. Rainbow Garden
Karena Floating market mempunya konsep pasar terapung, maka wisata ini juga didominasi air. Tapi jangan salah, ditempat ini juga menawarkan kebun atau taman dengan bunga yang berawarna warni sesuai dengan namanya yaitu “Rainbow Garden”.
Kamu bisa berfoto ria di kebun ini, selain dihiasi bunga – bunga, di kebun ini juga terdapat rumah kaca berwarna putih yang bisa kamu jadikan spot foto yang instramable. Walaupun kebun ini masih satu kawasan dengan floating market, untuk masuk ke kebun ini kamu harus membayar sekitar 10 ribu rupiah. 
4. Kota mini (mini town)
Nah ini jadi salah satu tempat yang paling menarik di mataku. Kota ini letaknya agak atas, jadi kamu bisa melihat sekilas bangunan warna-warni dari bawah. Kota mini ini merupakan tempat dengan bangunan-bangunan bergaya Eropa, walaupun lebih diperuntukkan untuk anak kecil, tapi tempat ini sangat bagus untuk dijadikan spot foto.
Bangunan-bangunan yang ada di kota mini diisi untuk eksplorasi profesi, dari salon , chef, dokter, polisi, pemadam kebakaran, dan masih banyak lagi. Untuk masuk ke tempat ini biaya yang harus dibayarkan kurang lebih 25 ribu rupiah per orangnya. 
Oya, perhatikan plang-plang yang sudah terpasang ya. Kemaren aku sempet nyasar dan muterin floating market dua kali buat nyari kota mini, karena nggak memperhatikan plangnya, padahal jalannya udah sangat jelas, hehe.
5. Miniatur kereta api
Nah buat kamu yang penasaran dengan kereta api, mungkin bisa melihat bagaimana kerja kereta api dari miniatur ini. Selain itu, kamu juga bisa mengambil gambar kereta api menggunakan kamera dengan jarak yang dekat. 
Sebenernya masih banyak tempat yang menarik, apalagi kalau kamu jalan eksplore keliling wilayah floating market ini. Sembari jalan-jalan kamu bisa melihat taman kelinci, angsa, memberik makan ikan, dan sebagainya.

Oh ya, kalau kamu kesini jangan lupa baterai hape sama kamera harus penuh ya, hihi. Karena banyak tempat yang bisa kamu jadikan untuk spot foto. Bukan Cuma baterai yang harus penuh, tenagamu juga harus full, karena tempatnya yang luas dan ada beberapa tempat yang jalannya menanjak.

Tiket masuk ke Floating market sekitar 20 ribu rupiah per orangnya, setelah pintu masuk kamu bisa menukarkan tiket dengan minuman yang ada. Waktu aku ke sana ada tiga pilihan minuman, ada milo, lemon tea, sama orange jus.  Nah, kalau kamu datang waktu siang hari biasanya mataharinya terik banget jadi bakal panas luar biasa. Jadi kalau bisa bawa payung atau topi, biar nggak tepar kaya aku kemaren karena kepanasan, hehe.

Alamat : Jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391.

Website : https://visitfloatingmarket.wordpress.com/

Rabu, 06 Maret 2019

Fenomena Bun Upas dan berbagai Wisata Dieng


Ingin merasakan sensasi dinginnya dataran tinggi dieng? Datanglah kesana saat musim kemarau yang puncaknya terjadi pada periode Juli – Agsutus. Suhunya yang mencapai 0celcius ini membuat kamu bisa melihat fenomena “Bun Upas” atau  fenomena embun beku berwarna putih yang menutupi rumput dan pepohonan sehingga terlihat seperti salju. 

Fenomena bun upas sendiri terjadi karena uap air yang terkondensasi secara alami dan mengalami pembekuan akibat suhu yang ekstrem. Fenomena ini juga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, walaupun fenomena ini terjadi setiap tahun namun waktu terjadinya tidak bisa diprediksi.

Biasanya memang saat musim kemarau datang, cuaca Dieng pun menjadi lebih dingin. Oleh karena itu, buat kamu yang berencana untuk pergi ke sana saat musim kemarau jangan lupa membawa pakaian hangat ya, hehe.

Oya, untuk penginapan kamu nggak perlu kawatir karena di sana banyak tersedia hotel maupun homestay dengan harga yang beragam. Sebaiknya kamu pesan dari jauh hari untuk mengantisipasi penginapan yang penuh, terutama saat musim liburan.


Dataran tinggi Dieng ini menawarkan lebih dari 37 objek wisata yang sudah diakui dunia. Di sana kamu bisa menemukan berbagai objek wisata, dari wisata alam hingga wisata budaya loh! Karena aku di Dieng cuma tiga hari, jadi nggak semua objek wisata bisa aku kunjungi. Berikut ini beberapa objek wisata yang aku kunjungi dan tidak boleh kamu lewatkan :
1. Wisata Batu Ratapan Angin

Batu ratapan angin atau yang biasa disebut batu pandang ini merupakan tempat yang strategis bagi kamu yang ingin melihat pemandangan telaga warna pengilon dengan background perbukitan dan pegunungan hijau.
Bukan hanya menikmati pemandangan telaga warna, kamu juga bisa melihat tebing-tebing batu di bukit yang eksotis. Tersedia juga flying fox dan ada wahana buatan yaitu jembatan gantung merah putih yang menghubungkan dua bukit yang ada di dekat batu ratapan angin. 
Lokasi objek wisata ini dekat dengan Dieng Plateu Theater. Nah, dari parkiran Dieng Plateu Theater nanti ada petunjuk menuju wisata batu ratapan angin. Oh ya, tiket masuk ke wisata ini sekitar Rp. 10.000. Dari parkiran, paling tidak kamu harus menempuh sekitar 100 meter untuk menuju batu ratapan angin, hati – hati ya karena akses jalannya cukup menanjak dan berdebu. 
2. Candi Arjuna
Berkas:Complex of Candi Arjuna.jpg 
Objek wisata selanjutnya yang  aku datangi yatu candi arjuna, candi yang menjadi salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Di komplek candi arjuna sendiri terdapat empat bangunan utama candi megah dengan satu candi pendamping. 
Mempunyai gaya arsitek yang menarik namun sederhana membuat candi ini terlihat sempurna sehingga mampu mengundang wisatawan untuk berfoto-foto. Oya, disini juga kamu bisa menyaksikan fenomena bun upas, dimana semua rumput dan dedaunan tertutup dengan krystal es. Tapi krystal es ini Cuma bertahan sebentar, siangan dikit esnya udah mulai mencair.  
Harga tiket masuk buat wisatawan domestik sama mancanegara berbeda, kalau domestik sekitar Rp. 15.000, sedangkan mancanegara sekitar Rp.30.000. Sedangkan untuk jam operasionalnya dimulai dari jam 08.00 sampai jam 17.00. 
3. Bukit Sikunir
Siapa yang tidak tahu bukit sikunir? Bukit yang menawarkan pemandangan indah berupa golden sunrise dengan berwarna kemerahan menjelang pagi hari. Selagi menunggu matahari terbit, dari puncak sikunir kamu juga bisa melihat kerlap-kerlip lampu desa-desa yang ada dibawahnya.  
Sebelum kamu bisa menikmati keindahan golden sunrise tentunya harus ada perjuangan yang harus dilewati. Karena kamu ditantang untuk menaiki tangga bukit yang cukup tinggi ditambah dengan udara dingin yang bikin linu, hehe. 
Btw, aku kesana bulan agustus tahun lalu waktu lagi liburan. Sikunir udah semacem lautan manusia loh, hehe. Jadi selama mendaki kaya lagi antri, wkwk. Oya, ada yang nggak boleh kelewatan nih. Di daerah parkiran dan disekitarnya banyak warung gitu, jangan lupa deh cobain semur kentangnya, enak dan murah meriah, haha. 
4. Bukit Scooter  
Setelah paginya mendaki bukit sikunir, sore harinya langsung pergi lagi ke bukit scooter. Bukit ini mulai dibuka diawal-awal tahun 2016 dan udah mulai berkembang menjadi salah objek wisata andalan Dieng.  
Dari bukit ini kamu akan disuguhi berbagai pemandangan indah, mulai dari gunung Sindoro, gunung Slamet, gununga Pangonan, gunung Pakuwaja, gunung Prau, dan lainnya yang mengelilingi pemukiman penduduk yang dihiasi bukit-bukit, telaga, maupun candi-candi hindu yang diselimuti kabut.  
Di bukit ini juga tersedia gazebo yang bisa kamu gunakan untuk beristirahat sambil menikmati alam dengan semilir angin sejuk khas Dieng. Kamu bisa berisitirahat atau berfoto ria sembari menunggu sunset datang. Oya, untuk harga tiket masuk ke bukit scooter ini sekitar Rp. 5000.
5. Telaga Warna
lokasi telaga warna 
Objek wisata yang terakhir aku kunjungi adalah telaga warna, telaga yang menyuguhkan pemandangan danau kecil yang mempunyai berbagai warna akibat kandungan sulfur yang cukup tinggi, sulfur yang terkena cahaya matahari akan menimbulkan warna-warna yang lain.  
Oya, dibagian pinggir danau terdapat jembatan kecil dari kayu yang bisa kamu jadikan sebagai spot foto. Selain itu, kamu juga bisa jalan-jalan di kompleks telaga warna sambil melihat beberapa gua yang mempunyai sejarah bagi masyarakat setempat.  
Harga tiket masuk ke objek wisata ini sekitar Rp. 10.000, sedangkan untuk jam operasional mulai dari jam 08.00 sampai jam 17.30.  

Sabtu, 02 Maret 2019

Pengalaman bermain di Trans Studio Bandung


Siapa yang tidak tahu Trans Studio Bandung? sebagai indoor theme park, tempat ini cocok buat kamu yang ingin bermain tanpa harus kepanasan atau kehujanan. Dan jangan lupa buat meluangkan waktumu paling tidak satu hari untuk menikmati berbagai wahana yang ada di Trans Studio Bandung ini

Menjadi salah satu taman hiburan indoor terbesar di Indonesia, kamu bisa menikmati kurang lebih 20 wahana permainan. Nah, setiap wahana yang ada di Trans Studio Bandung ini dibagi menjadi tiga zona dimana masing-masing zona mempunyai tema dan keunikan sendiri.

Tiket masuk ke Trans Studio Bandung memang bisa dibilang mahal, terutama pada waktu weekend atau pada hari libur. Berikut ini harga tiket masuk Trans Studio Bandung :
  •        Monday – Thursday à Rp. 180.000
  •        Friday à Rp. 200.000
  •        Weekend à Rp. 280.000
  •        Peak Season à Rp. 280.000
Tapi kamu nggak perlu kawatir, karena biasanya di sana banyak menyediakan promo-promo, rajin-rajin aja buka websitenya, hehe. Btw, kemarin aku beli tiketnya via traveloka dengan harga kurang lebih Rp. 130.000. Tapi itu hari senin ya, kurang tau kalau weekend, mungkin bisa lebih mahal.


Kalau kamu beli tiket via traveloka, nanti pintu masuknya terpisah dari jalur umum, jadi bisa lebih cepet, hehe. Karena aku kesana di hari senin, jadi memang nggak terlalu ramai dan antri untuk naik wahananya. Wahana yang ada di Trans Studio Bandung dibagi menjadi tiga zona :
1. Studio Central 
Nah  zona ini adalah zona yang pertama kamu liat dari gerbang utama. Buat kamu yang menyukai adrenalin, di zona ini kamu bisa menikmati vertigo, giant swing, dan yamaha racing coaster. Dan yamaha racing coaster ini katanya pernah menjadi wahana tercepat di Asia tenggara loh! Ya, dan aku naik wahana ini, jalannya cuma beberapa detik aja tapi super cepat bikin pusing parah, wkwk. 
Selain wahana yang memacu adrenalin, kamu juga bisa menikmati wahana lain seperti trans car racing, ocean world science center, si bolang adventure, dunia anak, sama trans city theater. Trans city theater ini pertunjukan sulap dan ada jadwal shownya, waktu aku nonton ini kalau nggak salah mulai jam satu, biasanya ada keterangan waktunya kok, jadi nggak usah kawatir ketinggalan, hehe. 
Buat kamu pecinta marvel, ada wahana  yang nggak boleh dilewatkan yaitu Superheroes 4D. Simulator yang bakal menunjukan tokoh-tokoh marvel seperti captain america, hulk, iron man, spidermen, dan lain sebagainya. Dan pertunjukan ini main tiap 15 menit sekali. 

2. The Lost City 
Zona ini mempunyai tema petualangan ala indiana jones, jadi buat kamu yang suka berpetualang mungkin akan suka sama suasana di zona ini. Di zona ini wahananya nggak terlalu banyak tapi tetep menarik buat dicoba. Wahana yang pertama aku coba ya ada di zona ini, yaitu sky pirates. Wahana ini macam balon udara gitu, bisa liat pemandangan zona the lost city sama magic corner dari atas. 
Selanjutnya ada wahana jelajah, semacam niagara kalo di Dufan.  Di wahana ini kamu bakal merasakan sensasi meluncur menggunakan perahu dengan ketinggian 10 meter, jadi siap-siap basah kuyup ya kalo naik wahana ini. Selain itu, ada wahana kong climb dan pertunjukan sirkus amphitheatre yang muncul di waktu tertentu saja. 

3. The Magic Corner 
Zona selanjutnya yaitu zona the magic corner, yaitu zona yang mengambil tema misteri. Di zona ini juga kamu bisa menemuka wahana yang hanya bisa dicoba oleh anak kecil, yaitu black heart pirate ship dan pulau liliput. 
Kalau kamu ingin wahana yang menyeramkan, di zona ini juga terdapat dunia lain, dimana kamu akan menaiki kereta dengan konsep yang mirip rumah hantu. Salah satu wahana yang memacu adrenalin di zona ini adalah negeri raksasa, kalo di dufan ini tuh semacam histeria. 
Ada lagi wahana dragon riders sama special effects action. Katanya wahana special effects action ini merupakan salah satu wahana yang paling seru karena menampilkan aktrasi para stuntman, mulai dari adegan perkelahian sampai ledakan. Sayangnya, waktu aku kesana wahana ini tutup, huhu.

oya, kalau mau melakukan transaksi seperti membeli makanan atau oleh-oleh, kamu harus menggunakan kartu Trans Studio yang bisa dibeli didalam trans studio atau di area food court trans studio mall sebelum pintu masuk. Kalau ngga salah harga kartunya sekitar Rp 10.000 - Rp 20.000 dan bisa diisi ulang sesuai kebutuhan. 


Rekomendasi Drama Korea Slice of Life