Beberapa hari
ini sedang disibukkan dengan kegiatan duta sanitasi sekolah, dimana memilih
salah satu murid berpretasi yang mempunyai pengetahuan dan wawasan tentang STBM
(Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), serta mampu menyampaikan atau memberikan
penyuluhan kepada teman-teman dan masyarakat sekitar.
Pengertian dari sanitasi
sendiri adalah suatu kondisi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat,
terutama pada penyediaan air bersih dan pembuangan limbah tinja maupun
limbah rumah tangga yang memadai,
sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit berbasis lingkungan.
![]() |
| https://lihatsejenak.com/sanitasi-penting-dimulai-sejak-dini/ |
Dengan adanya
duta sanitasi, diharapkan mereka dapat menyampaikan
kepada masyarakat tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang fokus pada
program lima pilar STBM, dan bisa menjadi pemicu bagi masyarakat untuk mempunyai
sanitasi yang layak.
STBM, Program
yang dikhsusukan untuk skala rumah tangga ini, bertujuan untuk merubah perilaku hygiene
dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat. Karena program ini berbasis masyarakat,
maka masyarakat dituntut dapat berubah atau membuat fasilitas sanitasinya
dengan biaya sendiri. STBM sendiri memmpunyai lima pilar, yaitu :
1) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)
2) Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
3) Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga
4) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
5) Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.
Menurut kepala Bappenas RI Bambang Brodjonegoro yang dikutip kompas, menyebutkan bahwa 25% masyarakat Indonesia masih belum mendapatkan akses sanitasi yang layak. Sekitar 25 juta masyarakat Indonesia masih BABS (Buang Air Besar Sembarangan).
Salah satu faktor tingginya jumlah masyarakat yang masih BABS yaitu kesadaran masyarakat tentang sanitasi yang masih kurang, sehingga sangat sulit untuk merubah perilaku tersebut. Dengan adanya duta sanitasi , diharapkan bisa menjadi agent of change atau agent perubahan untuk masyarakat.
Selain itu, dengan
hadirnya duta sanitasi di lingkungan kecilnya, seperti keluarga, sekolah, dan
minimal sampai RT-nya, bisa membuat masyarakat sadar akan sanitasi serta menjadi
terbiasa dan dapat menerapkan PHBS dan 5
pilar STBM dalam kegiatan sehari – hari.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar