Kembali ke kalimat “mencegah lebih baik
dari mengobati”, PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk ini merupakan salah satu
cara yang paling dasar untuk mencegah penularah demam berdarah. PSN dilakukan
dengan cara 3M plus secara rutin sehingga dalam melaksanakan program ini sangat
membutuhkan peran masyarakat.
Dan perlu diketahui kalau nyamuk penular
DBD yaitu nyamuk Aedes aegepty ini mempunyai kebiasaan tinggal dan bertelur di genangan
air yang dasarnya bukan berupa tanah, seperti bak mandi, ember, drum, vas dan
pot bunga, serta barang bekas yang bisa menampung air.
![]() |
| Jentik nyamuk ditemukan potongan bambu |
![]() |
| Jentik nyamuk ditemukan dipecahan gelas |
Sedangkan jika berada di alam bebas, bisa
ditemukan di lubang-lubang pohon, tempurung kelapa, pelepah pisang, lubang pada
batu, pelepah daun, hingga potongan bambu.
Dalam melakukan tindakan pencegahan
penularan DBD memang membutuhkan peran aktif masyarakat untuk bergotong royong melalui
kegiatan PSN secara berkala dengan cara 3M plus. Terus apa yang dimaksud dengan
3M plus? 3M sendiri segala bentuk upaya pencegahan berupa :
- Menguras, yaitu membersihkan tempat yang biasa dijadikan tempat penampungan air, seperti bak mandi, ember, tempat penampungan air, dan sebagainya.
- Menutup, yaitu menutup rapat-rapat semua penampungan air, seperti kendi, drum, ember, dan sebagainya.
- Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.
Sedangkan yang dimaksudkan dengan plus
yaitu menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit
dibersihkan, menggunakan kelambu dan obat nyamuk saat tidur, menanm tanaman
pengusir nyamuk, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, mengatur cahaya dan
ventilasi dalam rumah, dan berbagai upaya pencegahan lainnya.
Kegiatan PSN memang harus dilakukan secara
rutin dan perlu ditingkatkan ketika musim hujan dan pancaroba. Karena curah
hujan yang tinggi mengakibatkan meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan
nyamuk penular DBD.
Setelah beberapa bulan ikut melakukan PSN,
nggak sedikit juga aku ketemu masyarakat yang beranggapan kalau cara yang
paling tepat untuk pencegahan penularan DBD adalah dengan fogging atau
pengasapan. Padahal fogging bukanlah cara utama untuk mencegah DBD, karena
fogging tidak dilakukan secara rutin dan hanya dilakukan hanya saat terjadi
kasus di suatu wilayah.
Fogging sendiri hanya dapat memberantas nyamuk dewasa
sebagai vektor penular DBD, sedangkan jentik nyamuknya tidak akan mati. Selain
itu, penggunaan insektisida pada fogging ini dikhawatirkan adanya resistensi.
Oleh karena itu, cara yang paling tepat
untuk mencegah penularan DBD yaitu dengan menjaga kebersihan dan memberantas
jentik nyamuk. Bukannya menghilangkan jentik nyamuk lebih mudah dibandingkan
mengendalikan nyamuk dewasa? Hehe




Bermanfaat sekali 💛
BalasHapusTerimakasih
BalasHapus